10 Hal Yang Tidak Boleh Diucapkan Saat Istri Hamil

 10 Hal Yang Tidak Boleh Diucapkan Saat Istri Hamil

Istri Anda sedang hamil dan sering marah-marah? Kami memiliki tips tentang 10 hal yang harus Anda hindari saat istri Anda sedang hamil.

Jalani kehidupan dengan istri yang sedang hamil bisa menjadi roller coaster. Setiap hari mood istri selalu berubah-ubah. Anda pun bingung menghadapi perilaku istri Anda tersebut. Pasalnya, perubahan hormon dan janin yang sedang tumbuh di rahimnya menghisap energi istri Anda, yang menyebabkan dia sangat emosional dan lelah.
Jika Anda ingin hidup lebih damai, belajarlah untuk tidak berkomentar yang akan membuat istri Anda yang sedang hamil cepat naik darah. Berikut ini adalah 10 hal yang JANGAN PERNAH Anda ucapkan saat istri sedang hamil.

1. “Kamu kok tidur terus, atau malas bangun sih?”
Ya, istri Anda membutuhkan tidur yang cukup selama trimester pertama kehamilan. Jadi tidak mengherankan bagi wanita hamil untuk tidur hingga 17 jam karena tubuh mereka telah bekerja keras. Lebih baik biarkan istri Anda tidur sebanyak yang dia butuhkan atau dia tidak akan memiliki ‘mood’ yang baik
.
2. “Kita makan itu lagi untuk makan malam?”
Jika istri Anda memasak untuk makan malam, dia tentu mengharapkan Anda untuk menghargainya. Namun masakan yang dihidangkan istri Anda sama persis seperti masakan yang dia buat kemarin, dan hari sebelumnya. Anda harus sabar menghadapinya dan istri Anda tetap senang. Jika bosan makan itu-itu saja, Anda bisa mencoba untuk membawakan masakan kesukaan istri untuk menghidupkan suasana.

3. “Tidak bisakah beli es krim besok saja?”
Saat istri Anda meminta Anda untuk membeli satu mangkuk es krim buah kesukaannya, dia akan meminta Anda untuk melakukannya sekarang, bukan besok. Istri ‘ngidam’ tidak butuh alasan, jadi cepat pergi ke supermarket terdekat sebelum tutup!

4. “Saya tidak ingin jadi tukang pijat malam ini.”
Jika istri Anda merasa sakit punggung, dia akan mengatakan tentang hal tersebut. Jika dia tidak bisa tidur, Anda akan mendengar dia mengeluh tentang hal itu sepanjang malam. Hal terbaik adalah memberinya pijatan yang membuat Anda berdua bisa tidur dengan tenang.

5. “Tidak ingin bercinta lagi ya sayang?”
Anda mungkin tidak akan mendapatkan seks selama beberapa tahap kehamilan, baik atas perintah dokter atau karena dia tidak ingin melakukannya. Hal tersebut tidak berarti Anda harus menderita menahan hasrat, cobalah untuk mendekatinya dengan lebih lembut dan membuat ‘mood’ istri untuk bercinta kembali. Kalau kasar Anda tidak akan mendapatkan apapun.

6. “Rumah terlihat sangat berantakan.”
Meminta istri Anda untuk melakukan pekerjaan rumah tangga hanya akan menimbulkan masalah. Pastikan bahwa dia akan meminta Anda membersihkan rumah sendiri jika Anda berpikir rumah terlihat sangat berantakan.

7. “Berat Badanmu kok Tidak Naik-naik?”
Kenaikan berat badan selama kehamilan berbeda untuk setiap orang dan Anda tidak ingin istrinya merasa mengerikan tentang berat badannya. Dorong dia untuk berolahraga selama kehamilan agar tetap sehat namun jangan menyinggung tentang berat badannya.

8. “Apakah stretch mark itu akan hilang?”
Beberapa wanita hamil memiliki stretch mark dan wanita lainnya tidak. Tidak ada cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah stretch mark itu muncul, dan sangat sedikit cara untuk melenyapkannya. Jangan membuat istri Anda yang sedang hamil merasa seolah-olah dia telah memiliki bekas luka yang buruk dengan menanyakan pertanyaan kurang ajar tersebut. Hargailah pengorbanannya untuk mengandung anak Anda dan belajar untuk menerima stretch mark sebagai tanda yang seksi.

9. “Jangan melahirkan saat final sepak bola ya?”
Walaupun ucapan ini keluar dari mulut Anda sebagai guyonan, istri akan menanggapinya secara serius karena hormon ibu hamil sangat mempengaruhi suasana hati dan emosinya.

10. “Apakah saya harus berada di ruang bersalin?”
Kecuali istri Anda secara khusus melarang Anda dari ruang bersalin, dia benar-benar 100% ingin Anda di sana untuk memegang tangannya. Dengan semua rasa sakit yang dia lalui, itu adalah hal yang paling dapat Anda lakukan. Dan jangan khawatir, Anda tidak akan harus melihat darah jika Anda tidak ingin.
Ayah…. Bunda.. setuju kah??

6 Penyebab Ibu Hamil Cepat Lelah

6 Penyebab Ibu Hamil Cepat Lelah

Menjelang persalinan, Mama biasanya akan merasa tubuh begitu cepat lelah. Berita baiknya, ibu hamil di seluruh dunia akan merasakan kelelahan yang sama. Apa sih penyebab ibu hamil cepat merasa lelah?

1 – Harus menggendong janin. Di trimester akhir ini, Mama harus “menggendong” janin yang semakin lama semakin bertambah berat. Ini belum termasuk berat badan Mama yang juga terus bertambah.

2- Jatah makanan terserap. Karena kandungan yang makin besar, “jatah makanan” dan energi Mama banyak terambil oleh si calon bayi. Karena itulah, Mama perlu menikmati makanan dengan porsi sedikit tapi lebih sering sehingga asupan energi Mama selalu terjaga.

3- Janin menekan paru-paru. Membesarnya janin otomatis akan menekan ruang gerak paru-paru sehingga Mama tidak leluasa bernapas dan membutuhkan tenaga ekstra untuk bernapas.

4- Sering berkemih. Desakan janin yang makin besar terhadap kandung kemih menyebabkan Mama jadi sering bolak-balik ke toilet untuk berkemih. Hal ini tentu melelahkan.

5- Harus kontrol. Di trimester 3 ini Mama harus lebih sering kontrol ke dokter. Selain menyita waktu, ini juga tentu melelahkan, apalagi di kota besar lalu lintas hampir selalu macet. Pada saat kontrol pun, Mama terkadang harus menunggu panjangnya antrean dokter.

6- Sulit tidur nyenyak acap kali dirasakan oleh Mama di trimester ini karena perut sudah membesar dan napas berat saat berbaring. Karena kurang tidur, esok harinya Mama menjadi mudah lelah.

 Nah, tak perlu heran sekarang mengapa ibu hamil cepat merasa lelah. Semuanya ternyata bersumber dari kehamilan itu sendiri, Mam!

 Bagi Mama yang bingung mencari perlengkapan bayi:
di LEK ONE BABY SHOP banyak produk dan perlengkapan bayi dengan harga terjangkau
untuk info dan pemesanan lebih lanjut invet BBM atau ke nomer kami Mama. 😉
BBM : D3A28E4A
WA /tlp: 082260019651

7 Tips Mengatasi Lemas, Letih, Lesu, saat Ibu Hamil Tua dan Muda

7 Tips Mengatasi Lemas, Letih, Lesu, saat Ibu Hamil Tua dan Muda

Perubahan hormonal pada awal kehamilan dan perubahan ukuran perut kerap kali menimbulkan rasa kelelahan dan keletihan bagi ibu hamil tua maupun hamil muda. Kelelahan pada ibu hamil ini adalah hal yang wajar terjadi bagi ibu hamil karena tubuh bekerja cukup keras untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Meskipun ini merupakan hal yang wajar, tetapi cukup penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa tips untuk mengurangi gejala-gejala tersebut. Berikut ini akan dijabarkan tujuh tips kunci untuk mengurangi kelelahan bagi ibu hamil:

1. Tidur dan Istirahat Selama Masa Kehamilan
Untuk mengurangi kelelahan, saran yang paling dasar adalah dengan mendapatkan tidur yang cukup selama masa kehamilan,setidaknya dalam jangka waktu delapan jam di malam hari dan tidur siang setelah makan. Jika Anda terpaksa untuk tidak tidur siang, sempatkanlah setidaknya beristirahat, walaupun hanya berbaring, agar tubuh Anda kembali rileks. Bagi wanita yang memiliki masalah kesulitan tidur, World Health Organization (WHO) memberikan beberapa solusi terkait, yaitu :
a. Dengan menghindari minuman seperti kafein.
b. Minum susu hangat sebelum tidur.
c. Mandi air panas, pijat selama kehamilan, membaca atau kegiatan santai lainnya.

2. Aktivitas Fisik Ringan Selama Masa Kehamilan
Aktivitas fisik ringan, seperti berjalan, dapat meningkatkan kelancaran aliran darah selama kehamilan, melepaskan endorfin, dan dapat mengurangi kelelahan. Dalam hal ini, cara untuk mengatasi perasaan takut kelelahan dan malas melakukan apa-apa, adalah dengan menghadapinya dan memaksakan diri untuk bergerak & keluar rumah, karena kontak langsung dengan sinar matahari merangsang produksi vitamin D yang memiliki peran penting selama masa kehamilan.

3. Hindari Stres dalam Kehamilan
Stres juga merupakan salah satu penyebab kelelahan dan cenderung meningkatkan rasa kelelahan selama masa kehamilan, tidak hanya secara fisik tapi juga secara mental. Maka, banyak lakukan aktivitas yang menenangkan, seperti misalnya berdoa. Melatih kontrol pernafasan juga penting untuk ibu hamil, karena nantinya dapat mempermudah proses persalinan. Fokus pada pernapasan Anda akan sangat membantu Anda bersantai. Untuk melakukan ini, kita harus berada pada posisi yang nyaman dengan tulang belakang tegak, kemudian tutuplah mata Anda dan berkonsentrasi pada pernafasan Anda. Tujuannya adalah untuk bernafas melalui hidung dan menghembuskan nafas melalui mulut Anda, dan semua dilakukan dengan lembut dan perlahan-lahan.

4. Hindari Dehidrasi Selama Masa Kehamilan
Kelelahan juga merupakan gejala dehidrasi, jadi jika seorang wanita tidak minum cukup air, maka dehidrasi meningkat dan dapat menyebabkan rasa lelah. Sebuah majalah yang berjudul “Panduan Perawatan Kehamilan” yang diterbitkan oleh Institut Nasional untuk Kesehatan Masyarakat, melaporkan bahwa manusia umumnya harus meminum setidaknya 1,5 liter air setiap hari. Tetapi, di negara Spanyol dan beberapa organisasi kesehatan lain merekomendasikan konsumsi air sebanyak 2,5 hingga 3 liter/hari. Dehidrasi tidak hanya mengurangi kelelahan tetapi juga menyehatkan usus dan menghindarkan Anda dari sembelit ketika hamil.

5. Mengonsumsi Zat Besi Pada Masa Kehamilan
Anemia adalah masalah kekurangan gizi yang paling umum terjadi pada wanita hamil. Hal ini dapat disebabkan karena mayoritas wanita hamil akan merasa tidak berselera untuk makan. Departemen Kesehatan mengatakan bahwa kekurangan gizi pada ibu hamil yang paling umum terjadi adalah anemia yang disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi. Salah satu gejala utama anemia adalah meningkatnya rasa lelah, letih, dan lesu. Oleh karena itu, sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi seperti daging, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran hijau, serta buah-buahan seperti jeruk yang mengandung vitamin C ataupun buah lainnya, dapat meningkatkan penyerapan mineral dan meningkatkan produksi zat besi agar Anda terhindar dari anemia.

6. Pasang Aromatherapy
Sering menghirup dan menikmati aromatherapy juga dapat menghindarkan Anda dari rasa kelelahan selama masa kehamilan. Padatnya aktivitas harian Anda dapat Anda akhiri dengan mandi air hangat sembari menghirup aromatherapy. Hal ini berguna untuk menghindari kelelahan karena menghirup aromatherapy dapat menimbulkan perasaan tenang dan nyaman.

7. Menjaga Kadar Gula Darah Agar Tetap Stabil
Kandungan gula darah yang berlebihan juga dapat menyebabkan Anda merasa lelah dan lesu. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi makanan yang mengandung minyak dan lemak berlebihan karena dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Mulailah dengan pola makan yang teratur dengan membiasakan sarapan setiap pagi dan mengonsumsi makanan ringan yang sehat.

 Bagi Mama yang bingung mencari perlengkapan bayi:
di LEK ONE BABY SHOP banyak produk dan perlengkapan bayi dengan harga terjangkau
untuk info dan pemesanan lebih lanjut invet BBM atau ke nomer kami Bunda. 😉
BBM : D3A28E4A
WA /tlp: 082260019651